Arsenal Terpuruk pada Pekan Pertama

Arsenal mengalami kekalahan dari tim promosi Brentford pada pekan pertama Liga Inggris. Arsenal kalah dari Brentford dengan skor 0-2 di markas lawan pada hari Sabtu 14 Agustus.

Arsenal sebenarnya tampil dengan lebih dominan di pertandingan ini. Tetapi, gawang Arsenal malah dibobol oleh Sergi Canos dan juga Christian Norgaard. Pertandingan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Agustus.

Hilangkan rasa marah dengan bertaruh di agen bola terpercaya dan manfaatkan promo parlay terbaru yang hanya ada di sbobetmain dengan bertaruh 10ribu saja para pemain bisa menangkan hadiah jutaan.

Cara daftar sbobet di sbobetmain juga sangat mudah. Sbobetmain juga menyediakan banyak permainan lainnya yang memiliki banyak promo menarik.

Hasil ini tentu saja mempermalukan tim Meriam London ini. Hal ini dikarenakan pertandingan ini adalah debut pertama bagi Brentford di Liga Inggris. Terakhir kali Brentford berada di divisi teratas Liga Inggris adalah pada tahun 1947.

Sorotan dalam pertandingan ini adalah pertahanan Arsenal karena Ben White dianggap kurang cocok dengan Pablo Mari. Nigel Winterburn selaku legenda Arsenal mengatakan kalau timnya bermain kacau.

BAKU, AZERBAIJAN – MAY 29: Sokratis Papastathopoulos, Lucas Torreira, and Pierre-Emerick Aubameyang of Arsenal look dejected following their sides defeat in the UEFA Europa League Final between Chelsea and Arsenal at Baku Olimpiya Stadionu on May 29, 2019 in Baku, Azerbaijan. (Photo by Michael Regan/Getty Images)

Dia juga menilai kalau kesalahan tidak hanya berada di lini perthanan Arsenal, tetapi di tim secara keseluruhan. Dia mengatakan kalau orang-orang selalu mengatakan kalau ini adalah kesalahan lini pertahanan ketika tim kalah.

Dia juga mengatakan kalau ini adalah hal yang rumit bagi Mikel Arteta dan Arsenal karena situasi ini berjalan salah dan keseluruhan timnya tampak kolaps. Pertahanan Arsenal memang buruk, tetapi dari segi lini penyerangan juga terlihat tidak kompeten.

Magis Tomas Holes Menggagalkan Kemenangan Arsenal

Tomas Holes harus menjadi bek dadakan saat melawan Arsenal karena Slavia Praha kekurangan pemain.

Pertandingan leg pertama di babak perempatfinal Liga Eropa antara Arsenal dan Slavia Praha dilaksanakan di Emirates Stadium pada hari Jumat 9 April.


Tidak ingin ketinggalan kesempatan untuk untung besar?

Mari bertaruh di agen bola terpercaya ada banyak bonus dan promo untuk para pengguna baru yang cara daftar sbobetnya sangat mudah.


Tadinya Arsenal mampu mendapatkan keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan, Nicolas Pepe berhasil merobek gawang Slavia Praha pada menit ke 86.

Tapi, Tomas Holes membatalkan akhir bahagia bagi tuan rumah dengan mencetak gol balasan pada masa injury time sehingga skor pertandingan ini berakhir dengan imbang 1-1.


Kerennya, ini adalah kali pertama bagi Holes untuk bermain di posisi bek tengah, karena dia biasanya ditempatkan di posisi gelandang atau bek sayap di tim Slavia Praha.

Dia tampil dengan baik di bek tengah, dia juga berhasil mencetak gol yang menggagalkan kemenangan tuan rumah Arsenal di leg pertama perempatfinal Liga Eropa.

Aubameyang Dianggap Oezil Kedua Bagi Arsenal

Eks pemain Liverpool, Jamie Carragher, baru-baru ini menghujat Arsenal, khususnya Aubameyang yang dianggap menjadi seperti Mesut Oezil kedua bagi Arsenal.

Pasalnya setelah memperbarui kontrak dengan gaji yang besar, Aubameyang malah berperforma buruk.


Mari menang banyak hingga seharga biaya gaji Aubameynag dengan bertaruh di agen bola terpercaya.

Ada banyak promo dan bonus yang sedang di tawarkan di sbobetmain. Cara daftar sbobet juga sangat mudah bagi para pengguna baru.


Pada musim ini Aubameyang baru bisa menciptakan sembilan gol dari 25 pertandingan yang telah ia lakoni.

Sementara pada dua musim lalu dia tampil dengan sangat baik, pada musim lalu dia berhasil menciptakan 22 gol dari 36 pertandingan, dan dia juga menciptakan jumlah gol yang sama pada musim sebelumnya lagi.


Jamie Carragher mengkritik Aubameyang, dan menurutnya penyerang Arsenal ini adalah pemain yang malas-malasan.

Dia juga menambahkan kalau kasus Aubameyang ini mirip dengan kasus yang telah Arsenal lewati dengan Mesut Oezil, karena setelah kontraknya diperpanjang pada tahun 2018 performa Oezil saat itu juga meredup.