AS Roma Menang 6 Kali Beruntun

AS Roma berhasil memulai musim 2021/2022 dengan sangat baik. Mereka juga baru saja berhasil menang atas CSKA Sofia di UEFA Conference League, tetapi Jose Mourinho meminta agar para pemain Roma untuk tetap tenang.

AS Roma memulai perjalanannya di kompetisi UEFA Conference League dengan baik. Pada pertandingan pertamanya saat menghadapi CSKA Sofia di Stadion Olimpico pada hari Jumat 17 September.

Kamu juga bisa merasakan kemenangan yang banyak dengan bertaruhan di agen bola terpercaya yang selalu ada bonus banyak dan promo banyak.

Cara daftar sbobet disini juga gampang dan permainan yang bikin untung disini juga banyak sekali. Seperti promo parlay terbaru hanya di sbobetmain, modal ribuan hadiah jutaan.

AS Roma berhasil menang dengan skor 5-1. Atas kemenangan ini, Roma berhasil menjaga momentum performa sempurnanya sejak awal musim ini. Roma sudah berhasil memenangi enam pertandingan secara beruntun dalam musim ini di semua kompetisi.

Dalam kompetisi Liga Italia Serie A, AS Roma sudah berhasil memenangi tiga pertandingan pertamanya. Saat ini, mereka bahkan memuncakki klasemen Liga Italia Serie A dengan mengoleksi sembilan poin.

Walaupun mereka berhasil mendapatkan hasil yang baik pada awal musim, Jose Mourinho selaku pelatih AS Roma mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus. Dia juga mengingatkan para pemainnya untuk menjaga level antusiasnya dan berharap mereka terbebas dari cedera.

Nantinya, AS Roma akan melanjutkan pertandingan di kompetisi Liga Italia Serie A pada hari Minggu. Pada 19 September nanti, AS Roma akan berkunjung ke markas Hellas Verona.

Finis Di Peringkat Kedua, MU Tidak Pantas Untuk Dipuji Bagi Mourinho

Manchester United mendapatkan kritikan dari mantan pelatihnya Jose Mourinho. Manchester United tidak pernah berhasil mendapatkan gelar apapun setelah ditinggal oleh pelatih asal Portugal ini.

Mourinho memimpin Manchester United pada tahun 2016 hingga 2018. Dari 144 total pertandingan yang sudah dilewati oleh Mourinho bersama Man United, dia sudah berhasil mendapatkan 84 kemenangan, 31 hasil seri, dan 29 kali kekalahan.


Hilangkan rasa kecewa dengan memenangkan banyak hadiah dan bonus dari bertaruh di agen bola terpercaya.

Dengan cara daftar sbobet yang mudah, disini juga ada banyak promo untuk pengguna-pengguna baru.


Pada masa kepemimpinannya, Jose Mourinho sudah berhasil memberikan trofi Piala Liga Eropa, Carling Cup, dan juga Community Shield. Hasil ini tentu saja bukan hasil yang buruk bagi Mourinho untuk Man United.

Walaupun kontrak antara Mourinho dan Manchester United seharusnya berkahir pada tahun 2020, dia dipecat dari klub ini karena prestasi timnya saat itu hanya bisa meraih papan tengah klasemen Liga Inggris.


Menurut Mourinho, Manchester United justru tampil lebih buruk setelah tidak dipimpin oleh dia. Sebagai bukti, Manchester United sampai saat ini masih belum bisa mendapatkan trofi apapun setelah memecat Mourinho.

Konflik antara Mourinho dan Manchester United terjadi karena Mourinho tidak bisa mendapatkan pemain-pemain yang dia inginkan untuk memperkuat Man United.

Pemain Hotspur Tidak Senang atas Pemecatan Mourinho

Jose Mourinho dipecat oleh Tottenham Hotspur setelah memimpin tim London Utara ini selama 17 bulan.

Selama masa kepemimpinannya dia telah melalui 88 pertandingan yang dimana dia mendapatkan 44 kemenangan, 19 seri, dan 23 kekalahan.


Bertaruh di agen bola terpercaya, dan berhasil menangkan banyak keuntungan dengan permainan yang banyak, bukan hanya judi bola online.

Dengan cara daftar sbobet yang mudah, para pengguna baru bisa mendapatkan bonus-bonus dan promo-promo yang menarik.


Pada awal musim Hotspur tampil dengan meyakinkan karena berhasil mendapatkan posisi di puncak klasemen, dan sempat dianggap sebagai salah satu tim penantang dalam perebutan gelar juara Liga Inggris.

Tapi, performa Spurs kian menurun sehingga sekarang hanya bisa memperebutkan posisi empat besar di klasemen.


Bek tengah Tottenham Hotspur menepis kabar kalau para pemain Hotspur senang saat mendengar kabar pemecatan Mourinho.

Dia mengaku kalau para pemain merasa aneh dan terkejut sama seperti banyaknya orang lain, dan tidak ada yang bahagia atas kejadian ini.

“Tidak ada yang bahagia, tidak sama sekali. Kami harus menghormati kariernya, kami harus menghormati betapa bagusnya dia. Sayangnya, kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan,” kata Toby.