Asian Games 2026 terus memasuki fase penting bagi kontingen Indonesia. Hingga Kamis, 24 September 2026, Merah Putih sudah mengoleksi 19 medali, terdiri dari 4 perak dan 15 perunggu, sementara peluang mendapatkan emas masih terbuka dari sejumlah cabang olahraga.
Perolehan tersebut datang dari beberapa cabang, mulai dari menembak, dayung, balap sepeda, kano, sepak takraw, bulu tangkis, angkat besi, wushu, hingga cabang lainnya. Persaingan masih panjang karena Asian Games Aichi-Nagoya baru akan berakhir pada 4 Oktober 2026.
Table of Contents
Asian Games 2026 Digelar di Aichi-Nagoya
Aichi-Nagoya menjadi tuan rumah Asian Games edisi ke-20 yang berlangsung di Jepang. Kompetisi ini digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 dengan pertandingan tersebar di berbagai venue di wilayah Aichi dan sejumlah lokasi pendukung.
Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan berbagai cabang olahraga yang menjadi bagian dari program Asian Games. Kehadiran olahraga tradisional, cabang Olimpiade, hingga olahraga modern membuat persaingan semakin beragam.
Buat kamu yang mengikuti perjalanan atlet Indonesia, perkembangan setiap hari cukup menarik karena posisi klasemen bisa berubah setelah satu nomor pertandingan selesai.
Indonesia Sudah Raih 19 Medali
Perolehan medali Indonesia mengalami peningkatan cukup cepat pada 24 September. Setelah mendapatkan tambahan dari menembak dan beberapa cabang lain, Indonesia kemudian menambah dua medali perak dari rowing.
Dua perak tersebut berasal dari Rafiq Wijdan Yasir/Ali Mardiansyah pada nomor lightweight men’s double sculls serta tim Memo, Ihram, Febrian, dan Rendi Setia Maulana pada nomor men’s quadruple sculls.
Tambahan tersebut membuat Indonesia mengoleksi 4 medali perak dan 15 perunggu. Dengan total 19 medali, posisi Indonesia dalam klasemen sementara masih bergerak mengikuti hasil pertandingan negara lain.
Indonesia memang belum memperoleh emas sampai pembaruan ini, tetapi beberapa wakil Merah Putih masih berada dalam persaingan perebutan podium tertinggi.
Dari Mana Saja Medali Indonesia?
Perjalanan Indonesia menuju 19 medali datang dari berbagai cabang olahraga. Kondisi ini menunjukkan bahwa kontribusi medali tidak hanya bertumpu pada satu cabang.
Dari menembak, tim Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana meraih perak nomor 10 meter air pistol beregu putra. Mereka mencatat total 1.743-57x, sama dengan China, tetapi kalah dalam jumlah inner-10 sehingga China mendapatkan emas.
Cabang dayung kemudian memberikan tambahan dua perak. Sementara itu, perunggu Indonesia datang dari sejumlah cabang seperti balap sepeda, kano, sepak takraw, bulu tangkis, angkat besi, wushu, dan cabang lainnya.
Sayu Bella Sukma Dewi menjadi salah satu peraih perunggu terbaru setelah finis ketiga pada nomor cross-country putri. Ia mencatat waktu 1 jam 28 menit dalam perlombaan tersebut.
Peluang Emas Indonesia Masih Terbuka
Perolehan 19 medali belum menggambarkan hasil akhir kontingen Indonesia. Masih banyak pertandingan yang harus dijalani hingga penutupan Asian Games pada 4 Oktober.
Chef de Mission Indonesia Todotua Pasaribu sebelumnya menyebut Indonesia baru mengikuti sekitar 26 persen nomor pertandingan. Dengan masih banyak nomor yang belum dipertandingkan, peluang untuk menambah koleksi medali tetap terbuka.
Beberapa cabang yang menjadi perhatian antara lain bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan cabang lain yang masih memiliki nomor pertandingan. Situasi ini membuat klasemen sementara belum bisa menjadi gambaran akhir posisi Indonesia.
Bulu Tangkis Jadi Sorotan Utama
Bulu tangkis menjadi salah satu cabang yang paling menarik perhatian pada Kamis. Tim beregu putra Indonesia menghadapi China dalam perebutan medali emas.
Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri gagal mendapatkan poin pada dua partai pertama.
Namun, Alwi Farhan kemudian memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin selanjutnya tampil sebagai penentu dan berhasil membuat skor kembali imbang 2-2.
Partai kelima kemudian menjadi penentu. Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed mendapat tugas menghadapi Weng Hongyang dalam pertandingan yang menentukan apakah Indonesia membawa pulang emas dari nomor beregu putra.
Hasil tersebut membuat bulu tangkis menjadi salah satu cabang yang perlu kamu pantau hingga pertandingan terakhir malam ini.
Target Medali Indonesia di Asian Games 2026
Sebelum keberangkatan ke Jepang, Indonesia menetapkan target prestasi untuk Asian Games 2026. Kemenpora bersama pimpinan cabang olahraga membahas potensi, kesiapan, dan sasaran masing-masing cabang sebelum target tersebut ditetapkan.
Target yang menjadi acuan pemerintah adalah empat medali emas. Perjalanan menuju target tersebut masih berlangsung sehingga hasil dari pertandingan berikutnya akan menentukan seberapa dekat Indonesia dengan sasaran tersebut.
Perolehan medali saat ini juga menjadi bahan evaluasi. Beberapa cabang sudah menghasilkan medali, tetapi ada pula nomor yang hasilnya belum sesuai dengan proyeksi awal.
Atlet dan Cabor yang Patut Dipantau
Selain bulu tangkis, angkat besi menjadi salah satu cabang yang menarik perhatian. Indonesia masih memiliki sejumlah atlet yang tampil dalam nomor pertandingan berikutnya.
Panjat tebing juga menjadi cabang penting karena Indonesia memiliki atlet dengan pengalaman internasional. Cabang tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ketika nomor pertandingan memasuki fase perebutan medali.
Sementara itu, rowing menunjukkan bahwa cabang nontradisional dalam sorotan utama juga bisa memberikan kontribusi besar. Dua medali perak pada 24 September menjadi tambahan penting bagi koleksi Indonesia.
Cara Mengikuti Perjalanan Tim Indonesia
Buat kamu yang ingin mengikuti Asian Games 2026, cara paling mudah adalah memantau jadwal pertandingan berdasarkan cabang olahraga. Jadwal bisa berubah mengikuti hasil babak sebelumnya, sehingga informasi terbaru tetap penting.
Perhatikan juga perbedaan waktu Jepang dan Indonesia ketika mencari jadwal pertandingan. Sejumlah laga yang berlangsung siang atau sore di Jepang bisa masuk dalam jam siang hingga malam waktu Indonesia.
Selain pertandingan, klasemen medali juga menarik untuk dipantau karena posisi setiap negara dapat berubah dalam waktu singkat. Tambahan satu emas atau beberapa medali sekaligus bisa langsung mengubah urutan kontingen.
Untuk pembaca yang mengikuti esports, kamu juga bisa melanjutkan ke artikel MPL ID Season 18 Makin Sengit, Persaingan Papan Atas Mulai Terlihat Jelas.
Sementara itu, buat kamu yang sedang mengikuti perkembangan penghargaan sepak bola dunia, artikel Ousmane Dembele Pilih 3 Kandidat Ballon d’Or 2026, Nama Lamine Yamal Justru Berada di Luar Pilihan Utama juga bisa menjadi bacaan berikutnya.
Kalau setelah mengikuti pertandingan kamu ingin mencari referensi hiburan digital, kamu juga bisa menggunakan kata kunci link game terbaru untuk menemukan permainan yang sedang dicari.
FAQ
Berapa medali Indonesia di Asian Games 2026?
Hingga pembaruan sekitar pukul 19.00 WIB pada 24 September 2026, Indonesia telah mengoleksi 19 medali, terdiri dari 4 perak dan 15 perunggu. Indonesia masih belum mendapatkan emas pada pembaruan tersebut.
Apakah Indonesia sudah mendapatkan medali emas?
Belum pada pembaruan yang digunakan dalam artikel ini. Namun, peluang emas masih terbuka karena sejumlah nomor pertandingan belum selesai.
Dari cabang apa Indonesia mendapatkan medali?
Medali Indonesia berasal dari beberapa cabang olahraga, termasuk menembak, rowing atau dayung, balap sepeda, kano, sepak takraw, bulu tangkis, angkat besi, wushu, dan cabang lainnya.
Mengapa perolehan medali Indonesia bisa berubah dengan cepat?
Asian Games mempertandingkan banyak nomor dalam satu hari. Setiap hasil final dapat menambah emas, perak, atau perunggu sehingga jumlah dan posisi dalam klasemen terus berubah.
Apakah Indonesia masih punya peluang mendapatkan emas?
Masih. Tim bulu tangkis beregu putra menjadi salah satu peluang yang sangat dekat karena pada Kamis malam mereka menyamakan kedudukan 2-2 melawan China dan pertandingan kelima menjadi penentu.
Kapan Asian Games 2026 berakhir?
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung sampai 4 Oktober 2026. Artinya, masih ada banyak nomor pertandingan yang dapat memengaruhi perolehan medali Indonesia.
Kesimpulan
Asian Games 2026 sejauh ini memberikan perjalanan yang cukup dinamis bagi kontingen Indonesia. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB pada 24 September, Merah Putih sudah mengumpulkan 19 medali, dengan rincian 4 perak dan 15 perunggu.
Perolehan tersebut datang dari berbagai cabang olahraga. Menembak dan rowing memberikan tambahan perak, sedangkan sejumlah cabang lain seperti balap sepeda, kano, sepak takraw, bulu tangkis, angkat besi, dan wushu ikut menyumbangkan medali.
Perjalanan Indonesia belum selesai. Bahkan saat artikel ini diperbarui, tim bulu tangkis beregu putra masih bertarung dalam partai penentuan melawan China setelah berhasil menyamakan skor menjadi 2-2.
Karena itu, jumlah 19 medali tersebut masih sangat mungkin berubah. Dengan pertandingan yang terus berlangsung sampai 4 Oktober, perjuangan Indonesia untuk mengejar medali emas dan memperbaiki posisi di klasemen masih panjang.